Warga Jember Digegerkan Penemuan Mayat di Pesisir Pantai Paseban

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Foto: Penemuan jasad pria berpakaian kemeja motif kotak warna biru dan mengenakan kelana jeans gelap, di pesisir Pantai Paseban.

Foto: Penemuan jasad pria berpakaian kemeja motif kotak warna biru dan mengenakan kelana jeans gelap, di pesisir Pantai Paseban.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Warga Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dihebohkan dengan penemuan jasad pria berpakaian kemeja motif kotak warna biru dan mengenakan kelana jeans gelap, pada Selasa (27/02/2024) pagi.

Jasad pria tersebut tergeletak di pesisir Pantai Paseban dengan wajah berlumuran darah dan warna kulit yang pucat.

Kapolsek Kencong, Iptu Heru Siswanto mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mendalami kasus penemuan mayat tersebut dengan mendatangkan tim inafis dari Polres Jember.

“Kondisi jasad saat ditemukan sangat mengenaskan, tubuhnya mulai membusuk dan menggelembung. Tentu ini agak susah dikenali. Di bagian wajahnya juga ada bercak darah,” ujar Heru pada wartawan, Selasa (27/02/2024).

Baca Juga:  Perahu Pencari Ikan Terbalik di Jember, Satu Orang Nelayan Hilang

Heru mengatakan, jasad pria yang disebut mister X itu, hingga kini masih belum diketahui identitasnya. Pada saat diidentifikasi, lanjutnya, tidak ditemukan kartu identitas apapun pada tubuh jasad pria misterius itu.

“Jadi temuan ini, berawal dari laporan masyarakat di sekitar pesisir Dusun Kedung Garinten. Saat itu, mayat dutemukan oleh warga yang akan berangkat melaut. Posisi korban ditemukan masih berpakaian lengkap, tapi jasadnya mulai membusuk. Diperkirakan umur korban sekitar 30 tahunan,” ucap Heru.

“Jasad pria itu pertama kali ditemukan masyarakat sekitar pukul 6 pagi tadi. Masyarakat juga tidak menemukan identitas apapun, jadi sementara kami sebut Mister X,” sambungnya.

Baca Juga:  Pemkab Jember Deklarasi Germas, Wujudkan Masyarakat Hidup Sehat

Heru mengungkapkan, perkiraan kematian korban masih belum bisa dipastikan. Jika melihat kondisi jasad korban, lanjutnya, dugaan awal korban meninggal karena tenggelam.

Namun demikian, Heru menjelaskan, untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan memastikan penyebab kematian korban, pihaknya harus mengetahui identitasnya terlebih dahulu.

“Saat ini jasad korban sudah dievakuasi oleh anggota Polsek Kencong bersama Tim Inafis Polres Jember, ke kamar mayat RSD dr. Soebandi, untuk nantinya dilakukan proses autopsi pada jasad korban. Kami juga menghimbau masyarakat, jika ada keluarga yang hilang, untuk menghubungi kami di Polsek Kencong, atau langsung ke Kamar Mayat RSD dr. Soebandi Jember,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment