16 Adegan Rekonstruksi Kakek Dikubur di Tengah Kebun Jati Jember

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Foto: Satreskrim Polres Jember saat menggelar rekonstruksi kasus kakek tewas dikubur di tengah Kebun Jati Jember.

Foto: Satreskrim Polres Jember saat menggelar rekonstruksi kasus kakek tewas dikubur di tengah Kebun Jati Jember.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Satreskrim Polres Jember menggelar rekonstruksi kasus kakek tewas dikubur di tengah Kebun Jati wilayah Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Jember.

Salah satu pelaku yang masih tetangga korban, Ahmad Febriyanto (22) warga setempat, mengajak dua temannya Kelvin Rama (22) dan Khoirul Anwar (25), sama-sama warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Jember.

Mereka bersama-sama dengan tega menghabisi nyawa korban Abdul Jalal (71) di tengah kebun jati.

“Proses ini lanjutan dari penyelidikan polisi, ada 16 reka adegan yang dilakukan. Awal para pelaku melakukan bujuk rayu untuk mengajak korban ke lokasi kejadian. Kemudian (adegan) korban dicekik, dan dikubur dalam tanah di tengah kebun jati. Hingga motif pembunuhan yang dilakukan salah satu tetangga dekat korban dengan mengajak dua orang temannya,” kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz saat dikonfirmasi di lokasi rekonstruksi, Kamis (29/2/2024).

Baca Juga:  Makam Nenek di Jember Dibongkar, Diduga Gegara Kepemilikan Tanah

Dari proses rekonstruksi tersebut, lanjutnya, tindakan kriminal yang dilakukan para pelaku terbilang sadis dan kejam.

“Para pelaku melakukan tindak penganiayaan berat. Bahkan saat akan dikuburkan. Para pelaku masih sempat menginjak-injak korban. Setelah sebelumnya dipukuli dan dicekik terlebih dahulu. Untuk memastikan korban benar-benar sudah meninggal,” ujarnya.

“Selanjutnya dari tindakan itu, para pelaku juga menjarah rumah korban mengambil sejumlah uang Rp 1,7 juta, dan menjual hewan ternaknya,” sambungnya.

Terpisah, salah seorang tetangga korban Sutomo mengatakan tindakan kriminal para pelaku dinilai sadis.

Baca Juga:  Curhatan Istri Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Santri di Jember, Kini Numpang di Rumah Orang Tua

“Korban itu dikenal baik, rajin ke masjid juga Takmir. Para pelaku menurut saya sadis. Sampai setega itu memukuli, mencekik, bahkan korban langsung dipendam di tengah kebun jati untuk menghilangkan jejak,” ujarnya.

Sementara itu, tetangga korban lainnya Ngatemi yang diketahui sampai menangis. Mengaku sedih saat melihat proses rekonstruksi di lokasi kejadian.

“Saya gak tega melihat kejadian tadi. Gak bisa bayangkan Pak Jalal meninggal dengan cara begitu,” ucapnya sembari mengusap air mata.

Sebelumnya diberitakan, seorang kakek bernama Abdul Jalal (71) dikabarkan menghilang selama beberapa hari. Bahkan informasi soal hilangnya kakek itu juga tersebar di banyak medsos.

Baca Juga:  Berdalih Bisa Gandakan Uang, Wanita di Jember Diringkus Polisi

Dari proses lidik selama kurang lebih 15 hari, satu persatu para pelaku berhasil diamankan polisi. Berawal dari satu tersangka bernama Ahmad Febriyanto (22) yang berhasil diamankan polisi.

Dua tersangka lainnya Kelvin Rama (22) dan Khoirul Anwar (25), juga ikut ditangkap. Kedua tersangka terakhir ditangkap di Pulau Bali karena berusaha kabur. Sehingga Satreskrim Polres Jember harus berkoordinasi dengan Polres Bali.

Untuk motif pembunuhan, karena sakit hati. Karena salah satu tersangka sering ditegur korban atas sikapnya, dan dikenal warga sekitar sebagai pembuat onar. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment