Warga Jember Ukir Prestasi, Lolos Seleksi Imam Besar di Uni Emirat Arab

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
BERPRESTASI: Fathur Rahman salah satu kandidat yang dinyatakan lolos dalam seleksi calon imam besar di Uni Emirat Arab oleh Kemenag RI (Foto: Nur Imatus Safitri)

BERPRESTASI: Fathur Rahman salah satu kandidat yang dinyatakan lolos dalam seleksi calon imam besar di Uni Emirat Arab oleh Kemenag RI (Foto: Nur Imatus Safitri)

JEMBER, (WARTA ZONE) – Fathur Rahman (36) warga Dusun Krajan A, RT 001 RW 003, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, dinyatakan lolos seleksi menjadi imam masjid besar di Uni Emirat Arab. Pelaksanaan seleksi tersebut dilakuan di Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Pria ini diketahui lolos seleksi bersama keempat teman lainnya yang juga berasal dari Jawa Timur dari total jumlah peserta keseluruhan sejumlah 250 calon imam besar se Indonesia.

“Saya mendapat informasi dari teman awalnya, tentang lowongan Negara Uni Emirat Arab membutuhkan seorang imam besar dengan kriteria tertentu,” katanya, saat dikonfirmasi sejumlah media, Selasa (27/4/2021).

Baca Juga:  Ular Sanca Kembang Panjang 3 Meter Ditangkap Warga Jember

“Dan saya mempunyai keinginan untuk pergi ke sana. Akhirnya saya mencoba ikut seleksi, kemudian mendaftar lewat Kemenag Jember. Kemudian ikut seleksi bertahap di Kemenag Provinsi dan lanjut ke Kemenag Pusat. Alhamdulillah saya akhirnya lolos menjadi imam besar,” imbuh dia.

Fathur menambahkan, syarat untu menjadi imam besar di Uni Emirat Arab terdiri dari beberapa kriteria khusus. Sehingga tidak mudah untuk lolos.

“Yang pasti harus hafal Alquran 30 juz, kemudian saat dites nantinya harus mampu menyambung ayat. Meneruskan ayat dari para penguji, dan ujian-ujian detail lainnya tentang bacaan sekaligus artinya,” jelasnya.

Syarat lainnya lanjut Fathur, seorang calon imam besar juga dituntut memiliki kecakapan atau kemampuan yang mendukung lainnya seperti mahir bahasa asing.

Baca Juga:  Jembatan Penghubung Dua Desa Ambrol, Warga Gunakan Perahu Getek Sebagai Penyeberangan Sementara

“Yang kebetulan saya juara 2 antar pesantren se Pulau Jawa dalam kompetisi Musabaqoh Hifzil Qur’an (MHQ) 30 juz pada tahun 2012 di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Dulu kalau tidak salah pesertanya berjumlah 100 orang,” lanjut dia.

“Dan alhamdulillah saya juga juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur Musabaqoh Tafsir Quran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia tahun 2015,” sambungnya.

Berbekal prestasi-prestasi tersebut Fathur mencoba memberanikan diri untuk ikut seleksi sebagai Imam Besar. “Awalnya kemarin saya lolos masuk 27 kandidat, lanjut menyisakan 5 orang, alhamdulillah saya salah satunya,” ujarnya.

Baca Juga:  Remaja di Jember Diduga Dicabuli Ayah Tiri Sejak dari SMP

Untuk diketahui, kandidat yang dinyatakan lolos menjadi imam besar di salah satu masjid di Uni Emirat Arab untuk wilayah Jawa Timur adalah sebagai berikut:

1. Rahmat Alfian Hidayat asal Kabupaten Mojokerto.
2. Al Rizal Tisma Wahid asal Kabupaten Malang.
3. Muhammad Shohibul Huda asal Kota Malang.
4. Sunarto asal Diwek, Kabupaten Jombang.
5. Fathur Rahman asal Kencong, Kabupaten Jember. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment