Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Disdukcapil Nias Serahkan Dokumen Kependudukan Kepada Anak Baru Lahir

×

Disdukcapil Nias Serahkan Dokumen Kependudukan Kepada Anak Baru Lahir

Sebarkan artikel ini
Disdukcapil Nias Serahkan Dokumen Kependudukan Kepada Anak Baru Lahir
Foto: Disdukcapil Kabupaten Nias saat menyerahkan dokumen kependudukan kepada anak baru lahir di RSUD dr. Thomsen Nias.
Example 468x60

NIAS, (WARTA ZONE) – Inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias, PAYUNG ALAKKIA (PelAYanan langsUNG Akta LAhir, Kartu keluarga dan Kartu Identitas Anak) secara resmi diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nias, Senin (29/8/2022).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias Tehesokhi Hulu mengungkapkan, inovasi tersebut diciptakan untuk mempermudah masyarakat Kabupaten mengurus dokumen kependudukan.

Example 300x600

“Payung Alakkia dimaksudkan untuk memberikan pelayanan akta kelahiran kepada bayi yang baru lahir di fasilitas kesehatan (rumah sakit, puskesmas), Kartu Keluarga tambah jiwa dan Kartu Identitas Anak (KIA) secara mudah, cepat, tidak berbelit dan gratis,” jelas Tehesokhi kepada awak media ini.

Ia menambahkan, pada peresmian inovasi PAYUNG ALAKKIA, dokumen kependudukan lengkap tersebut diberikan kepada orang tua bayi atas nama Keyna Geraldine Solomasi Waruwu di RSUD dr. M. Thomsen Nias.

“Kadis Kesehatan P2KB dalam sambutannya menghimbau masyarakat Kabupaten Nias agar melakukan persalinan di fasilitas kesehatan dan menginformasikan kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Nias dengan syarat utama bayi sudah ada nama,” terangnya menyampaikan himbauan Kadis Kesehatan P2KB Kabupaten Nias.

Turut hadir pada kegiatan peresmian, Plt. Kadis Dukcapil Nias, Direktur RSUD dr. M. Thomsen Nias beserta jajaran, Kabid Capil dan keluarga besar Keyna Waruwu. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.