Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Bupati Hendy Sambut Kunker Kemendikbudristek RI, Implementasi Kurikulum Merdeka

×

Bupati Hendy Sambut Kunker Kemendikbudristek RI, Implementasi Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
Bupati Hendy Sambut Kunker Kemendikbudristek RI, Implementasi Kurikulum Merdeka
Foto: Bupati Jember Hendy Siswanto sambut Kunker dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (26/7/2022).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten Jember, menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

Dalam giatnya, Kemendikbudristek RI tersebut akan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di setiap sekolah.

Example 300x600

“Alhamdulillah, kami kedatangan tamu yang luar biasa, yang akan mendidik anak-anak SD dan SMP kami di Kabupaten Jember. Salah satunya adalah Kepala Badan Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek RI Irsyad Zamjani. Bersama staf datang ke jember, dan datang secara langsung untuk mengecek langsung kondisi sekolah, khususnya penerapan kurikulum di Jember,” ucap Bupati Jember Hendy Siswanto saat dikonfirmasi di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (26/7/2022).

“Tentunya penekanannya hanya satu, bagaimana anak- anak didik kita harus menerapkan pesan dari Menteri terkait Merdeka belajar,” sambungnya.

Kata Bupati, Kurikulum Merdeka merupakan solusi yang tepat untuk dilakukan dalam pembelajaran. Karena siswa diberikan kebebasan sesuai dengan bakat dan minatnya.

“Ini konsepnya tidak hanya belajar teks book saja, tapi melainkan bisa mengimplementasikan kondisi reel nantinya. Sehingga nanti anak-anak kita di Indonesia khususnya di Kabupaten Jember, siap pakai. Bukan hanya pintar menghafal, pintar memahami teori, tapi dilapangan pun mereka juga siap jika terjunkan dilapangan,” katanya.

“Sekali lagi terima kasih Bapak Menteri dan tim atas arahannya, mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi kita semua,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Badan Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek RI, Irsyad Zamjani menuturkan. Terkait dengan impelementasi kurikulum Merdeka Belajar, pihaknya sudah melakukan diskusi dan observasi ke beberapa sekolah di Kabupaten Jember.

“Kami sangat terkesima dengan antusiasme guru dan kepala sekolah dalam kurikulum merdeka ini. Dan ini tidak lepas dari leadership Bapak Bupati yang luar biasa, dalam dedikasi pada peningkatan kualitas dan pemerataan di Jember,” ucap Zamjani.

“Kami mohon juga kepada bupati untuk terus membina setiap guru di sekolah, khususnya dalam implementasi kurikulum merdeka ini agar mereka bisa terus belajar. Dan sekolah dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Zamjani, murid-muridnya bisa belajar dengan nyaman dan senang.

“Tentunya hasil belajarnya juga lebih baik lagi. Dan ketika lulus, nantinya anak- anak bisa menjadi orang yang bermanfaat, bukan hanya pada dirinya sendiri. Tapi bagi masyarakat juga dan bagi bangsanya, pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.