Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Pemkab Jember Lakukan MoU dengan Kejari, Tangani Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

×

Pemkab Jember Lakukan MoU dengan Kejari, Tangani Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Sebarkan artikel ini
Caption : Penandatanganan Kesepakatan terkait masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, Rabu (27/9/2023).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), serta seluruh Kepala OPD terkait melaksanakan kegiatan rutin Si Rambo.

Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Jember, Rabu (27/9/2023).

Example 300x600

Sebelum memulai rapat koordinasi inflasi, seluruh peserta Rakor itu melakukan aktivitas olahraga terlebih dahulu.

Dari pantauan di lapangan, Bupati Hendy Siswanto dan Kepala Kejaksaan Negeri Jember I Nyoman Sucitrawan, melakukan penandatanganan kesepakatan terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Penandatanganan ini ditandatangani didalam kegiatan Si Rambo. Mungkin ini MoU yang pertama kali, karena kita memakai pakaian olahraga tetapi ini tidak akan mengurangi maksud dan tujuan target sasaran kita,” ucap Hendy dalam sambutannya.

Diakui oleh Hendy, Pemkab Jember sangat terbantu oleh Kejari untuk penyelamatan aset-aset Negara.

“Karena nilainya tidak sedikit dan ini adalah suatu prestasi bagi Kejaksaan Negeri Jember serta bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian, saat Rakor Inflasi Bupati Hendy mengatakan, harus bisa mempertahankan dan betul-betul bisa mengendalikan inflasi di Kabupaten Jember.

“Di Jember asih ada beberapa Komoditas yang masih nilainya tinggi”, ujarnya.

Sehingga, pihaknya berharap kepada instansi terkait lainnya yang mempunyai kapasitas melakukan deflasi. Jika ada harga naik tinggi dan harus ada harga yang bisa diturunkan.

“Nah agar nantinya bisa seimbang, dan akhirnya Kabupaten Jember bisa melakukan pengendalian secara mudah,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.