Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BisnisEkonomi

Perluas Literasi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Sasar UMKM hingga Wilayah Kepulauan

×

Perluas Literasi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Sasar UMKM hingga Wilayah Kepulauan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Persaingan lembaga keuangan di sektor pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendorong BPRS Bhakti Sumekar memperkuat strategi pendekatan langsung ke masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh yakni memperluas sosialisasi produk pembiayaan syariah hingga ke desa-desa dan kawasan kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Langkah tersebut dilakukan seiring kondisi di lapangan yang menunjukkan banyak pelaku usaha telah lebih dulu mengakses pembiayaan dari perbankan lain. Situasi ini menuntut upaya lebih intensif agar produk pembiayaan syariah tetap memiliki daya tarik di tengah ketatnya persaingan.

Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Arjasa menyampaikan bahwa keterikatan pelaku UMKM dengan lembaga keuangan lain menjadi tantangan tersendiri dalam memperkenalkan produk syariah. Namun, kondisi tersebut justru menjadi pemacu bagi pihaknya untuk terus melakukan edukasi dan pendekatan yang berkelanjutan.

“Sebagian besar pelaku usaha sudah memiliki pinjaman di tempat lain. Ini menjadi tantangan yang harus kami hadapi dengan memberikan pemahaman bahwa pembiayaan syariah memiliki keunggulan dan prinsip yang berbeda,” ujarnya.

Dalam praktiknya, tim cabang aktif turun langsung ke masyarakat dengan memanfaatkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi. Sosialisasi dilakukan bersamaan dengan penyaluran BLT Desa, serta melalui kunjungan ke pasar-pasar tradisional. Pada kesempatan tersebut, petugas memberikan informasi terkait pembiayaan UMKM, layanan gadai, hingga produk simpanan dan deposito.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menilai inisiatif cabang tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan syariah. Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi kunci agar pemahaman terhadap sistem perbankan syariah semakin meluas.

“Kami mendorong setiap cabang untuk aktif menjangkau masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. Edukasi yang berkesinambungan sangat penting agar pelaku usaha memahami manfaat dan mekanisme pembiayaan syariah,” kata Hairil Fajar.

Dengan penguatan sosialisasi hingga ke daerah terpencil, BPRS Bhakti Sumekar berharap pembiayaan UMKM berbasis syariah dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan sebagai alternatif permodalan yang sehat dan berkelanjutan bagi pelaku usaha di berbagai wilayah. (*)

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.