Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Gelontor Dana 12 Miliar Khusus Program RTLH

×

Pemkab Pamekasan Gelontor Dana 12 Miliar Khusus Program RTLH

Sebarkan artikel ini
JELAS: Kabid Perumahan Dan Tata Bangunan, DPKP Pamekasan, Didik, saat memberikan keterangan (Foto: Agus Wandi)
JELAS: Kabid Perumahan Dan Tata Bangunan, DPKP Pamekasan, Didik, saat memberikan keterangan (Foto: Agus Wandi)
Example 468x60

PAMEKASAN, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) menggelontorkan dana 12 miliar untuk bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2021.

Kabid Perumahan Dan Tata Bangunan, DPKP Pamekasan, Didik menyampaikan, angaran memang akan dimaksimalkan untuk program percepatan di bidang pembangunan.

Example 300x600

Sebelumnya, Pemkab Pamekasan telah menargetkan sekitar 660 rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki, akan tetapi ada penambahan menjadi 722 unit rumah.

“Iya Mas, kami akan terus lakukan percepatan karena ini merupakan program prioritas Pak Bupati,” ujar Didik, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/6/2021).

Besaran anggaran tersebut, tambah Didik, bersumber dari Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Nanti, program ini tidak hanya akan dipusatkan di daerah kota saja. Melainkan, dipastikan merata di 13 kecamatan di Bumi Gerbang Salam.

“Sekarang program ini sudah masuk tahap verifikasi dan sosialisasi dan nantinya kita bisa finalkan,” tegasnya.

“Kami minta dukungan setiap leading sektor agar program ini berjalan dengan baik,” tutup Didik. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.