Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Aliansi BEM Sumenep Demo Pemkab, Tuntut Transparansi Anggaran COVID

×

Aliansi BEM Sumenep Demo Pemkab, Tuntut Transparansi Anggaran COVID

Sebarkan artikel ini
LANTANG: Nur Hayat, salah satu perwakilan BEM STKIP Sumenep saat orasi di depan Pemkab Sumenep (Foto: Abd Wakid)
LANTANG: Nur Hayat, salah satu perwakilan BEM STKIP Sumenep saat orasi di depan Pemkab Sumenep (Foto: Abd Wakid)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemkab setempat, Kamis (12/8/2021).

Kedatangan mereka kali ini dalam rangka menuntut realisasi anggaran COVID-19 yang dinilai tidak jelas dan tidak transparan.

Example 300x600

Para aktivis mahasiswa ini long march dari depan Taman Tajamara Kolor Sumenep menuju kantor Pemkab Sumenep di Jalan Dr Cipto sekitar pukul 09.45 WIB.

“Kami mencurigai ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran COVID-19 di Sumenep,” lantang salah satu orator aksi, Nur Hayat dari BEM STKIP PGRI Sumenep.

Nur menegaskan, kecurigaan itu muncul lantaran penanganan pandemi COVID-19 di kabupaten berjuluk Kota Keris ini terkesan tebang pilih dalam menangani kasus pelanggaran COVID-19.

“Penangan pandemi tidak serius. Data kongkrit anggaran realisasi dana COVID-19 dimana, ini sangat rentan diselewengkan,” tanya Nur.

“Untuk itu kami meminta agar Satgas COVID-19 dievaluasi. Kami ingin bertemu langsung dengan Ketua Satgas,” pintanya geram.

Hingga berita ini terbit belum ada tanggapan dari Satgas COVID-19. Sementara di lokasi yang sama aparat kepolisian juga tampak siaga sedang menjaga keamanan aksi. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.