Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Istri Pedagang Cilok di Jember Ditemukan Gantung Diri, Dua Anaknya Tewas Terbaring di Atas Kasur

×

Istri Pedagang Cilok di Jember Ditemukan Gantung Diri, Dua Anaknya Tewas Terbaring di Atas Kasur

Sebarkan artikel ini
Foto: Situasi di rumah korban yang tewas gantung diri di sekitar Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember.
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Warga sekitar Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember, dihebohkan dengan kejadian seorang ibu ditemukan gantung diri di jendela, sementara dua anaknya ditemukan tewas terbaring di atas kasur.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu (17/6/2023) dini hari. Diketahui korban bernama Khusnul Hotimah (31), sedangkan dua anaknya bernama Lina Ayunindhiya (7) dan Arsakha Virendra Shafwan (8 bulan).

Example 300x600

Jenazah para korban pertama kali ditemukan oleh suaminya Agus Riyadi (36), sepulang dari berjualan cilok di depan RSD dr. Soebandi, Jember.

“Tadi pas kejadian itu sekitar pukul 1 tadi malam mas. Infonya ibunya gantung diri, terus dua anaknya meninggal di kasur. Kasihan mas, yang umur 7 tahun itu difabel,” kata salah seorang warga Hamim saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Terkait kronologi kejadian tersebut, lanjut Hamim, saat itu suami korban baru pulang dari berdagang cilok.

“Terus mau masuk rumah mengetok pintu rumahnya, tapi tidak ada jawaban. Bahkan sampai terdengar tetangga. Kemudian tidak lama, anaknya yang umur 6 tahun Rheina Keysa Zahra terbangun dan membukakan pintu,” jelasnya.

Namun suami korban teriak histeris, saat melihat di dalam kamar. Istrinya sudah meninggal dengan posisi tergantung di kusen jendela menggunakan tali jemuran warna biru dengan posisi duduk.

“Sedangkan dua anaknya itu meninggal terbaring di atas kasur. Warga pun langsung inisiatif laporan ke Polsek Patrang,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo membenarkan kejadian ini. Ditanya detail kronologi kejadian, ia hanya menjawab singkat sedang olah TKP dan proses lidik.

“Iya benar kejadian tadi malam, mohon waktu masih proses lidik,” ujar Heri. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.