Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Diduga Depresi, Pria Asal Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri

×

Diduga Depresi, Pria Asal Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Foto: Proses olah TKP korban gantung diri di Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Senin (19/02/2024) pagi.
Foto: Proses olah TKP korban gantung diri di Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Senin (19/02/2024) pagi.
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Telah ditemukan korban gantung diri di Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (19/02/2024) pagi.

Seorang pria bernama Sura’e (61) warga Dusun Sumber Lanas Timur, RT 001 RW 025, Desa Harjomulyo, Kecamatan silo. Ditemukan tewas gantung diri di pohon nangka dekat rumahnya, sekitar pukul 07.45 WIB.

Example 300x600

Anak korban yang pertama kali mendapati ayahnya sudah tewas gantung diri lantas berteriak histeris, sontak teriakan anak itu menghebohkan warga sekitar.

Maddewi (64) tetangga korban yang mendengar suara teriakan itu. Kemudian langsung mendatanginya.

“Saksi itu langsung memotong tali yang melilit di leher korban, dan korban langsung diturunkan dari atas pohon nangka itu. Akan tetapi korban sudah tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Sempolan AKP Na’i saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Na’i juga mengatakan bahwa, Polsek Sempolan langsung berkoordinasi dengan Puskesmas setempat dan Tim Inavis Polres Jember untuk melakukan olah TKP.

“Dari olah TKP yang kami lakukan. Diduga motif korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, karena masalah ekonomi,” ungkapnya.

“Kami juga menerima informasi bahwa, setahun yang lalu korban di tinggal mati oleh istrinya, sehingga mungkin karena depresi korban nekat bunuh diri,” sambung Na’i.

Beberapa hari yang lalu korban juga sempat menitipkan anaknya ke tetangga, dengan alasan akan merantau ke luar pulau.

“Dari keterangan saksi, kami mendapati informasi bahwa korban sempat pamit dan menitipkan anaknya. Karena mau kerja di Bali, ternyata korban malah ditemukan gantung diri,” kata Na’i.

Lanjut Na’i, Dari kejadian ini. pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

“Untuk selanjutnya korban langsung dimakamkan di pemakaman dekat rumahnya oleh pihak keluarga,” tutup Na’i. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.