Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Peristiwa

Mahasiswa Desak Bupati Sumenep Tutup Galian C Ilegal

×

Mahasiswa Desak Bupati Sumenep Tutup Galian C Ilegal

Sebarkan artikel ini
Demo Mahasiswa, Demo, Pemkab Sumenep, Galian C Ilegal, Ditutup Galian C Ilegal, Sumenep, Berita Sumenep,
Foto: Puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan Pemkab Sumenep, menuntut penutupan galian C ilegal.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sejumlah mahasiswa mendesak Bupati Sumenep, Achmad Fauzi tutup galian C Ilegal yang beroperasi di sejumlah titik.

Para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sumenep (AMMS) tersebut menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa, 25 Januari 2022.

Versi demonstran, aktivitas galian C ilegal di Sumenep hingga saat ini masih terkesan dibiarkan. Padahal, berdasarkan kajian mereka beberapa kerusakan alam seperti banjir dan longsor salah satu penyebabnya adalah galian C ilegal.

“Kami menuntut agar Pemkab Sumenep segera menutup galian C ilegal,” teriak Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Maksudi, dalam orasinya.

Mahasiswa UNIJA Sumenep ini mengulas sejumlah persoalan yang lahir akibat galian C ilegal.

“Puncak bukit di Desa Kasengan mengalami longsor dan tanah ambles akibat galian C. Bahkan, beberapa pohon juga tumbang,” sebutnya.

Selain berorasi, massa aksi juga membagikan selebaran berisi beberapa tuntutan.

Pemerintah Daerah diminta melakukan penertiban aktivitas galian C di Sumenep karena tidak memiliki izin, merusak alam dan merugikan masyarakat.

Termasuk meminta melakukan perbaikan terhadap kerusakan alam bekas galian C.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, aksi yang berlangsung di Jalan Dr Cipto Sumenep ini dikawal ketat sejumlah personel dari kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan dari Pemkab Sumenep yang menemui massa aksi. (*)

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).