Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Pom Mini dan Toko di Sumenep Ludes Terbakar

×

Pom Mini dan Toko di Sumenep Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
LUDES: Pom mini berikut toko milik warga Lenteng, Sumenep usai terbakar pada Jumat (20/8) pagi (Foto: Do. WARTA ZONE)
LUDES: Pom mini berikut toko milik warga Lenteng, Sumenep usai terbakar pada Jumat (20/8) pagi (Foto: Do. WARTA ZONE)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sebuah pom mini dan toko di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ludes terbakar, Jumat (20/8/2021) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Diketahui, pom mini tersebut milik Suyanto (35) warga Dusun Jambu Monyet, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng. Sementara, pemilik toko aksesoris adalah Nur Hasanah, warga Dusun Dedder Desa Cangkreng Kecamatan Lenteng.

Example 300x600

Ihwal kejadian ini bermula saat Helliyah (33) istri Suyanto, tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke tangki pom mini milik suaminya, beberapa saat kemudian, ia meninggalkan lokasi untuk pergi belanja sayur di sekitar kios pom mini.

Tak berlangsung lama, Helliyah mendapat kabar dari Anis bahwa BBM yang diisi ke tangki pom mini tersebut tumpah sampai ke jalan raya.

“Kemudian korban Heliyah bergegas ke mesin pom mini untuk mematikan mesin,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas.

Meski telah dimatikan, kata Widi, kebakaran tetap tak terhindar lantaran terjadi ledakan disertai api membesar hingga mengakibatkan kios pom mini, toko konveksi milik Dela adik Suyanto serta toko aksesoris di sebelahnya juga ikut terbakar dilalap si jago merah.

“Akibatnya, Helliyah ini terluka bakar dan berteriak minta tolong, kemudian warga menolong korban dan dibawa ke Puskesmas Lenteng. Selanjutnya, warga sekitar mulai membantu memadamkan api dengan menggunakan air dan alat seadanya,” bebernya.

Widi menambahkan, api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 08.00 WIB usai mendapat pertolongan dari Damkar Sumenep dibantu jajaran kepolisian, TNI dan warga setempat.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Saat ini, korban yang dirawat di Puskesmas Lenteng direncanakan akan dibawa ke RSIG Kalianget, sebab mengalami luka bakar serius,” tutup mantan Kapolsek Sumenep Kota. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.