Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Sertijab, Bupati Sumenep Sampaikan Lima Misi Utama dalam Mewujudkan Kesejahteraan

×

Sertijab, Bupati Sumenep Sampaikan Lima Misi Utama dalam Mewujudkan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
RESMI: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat menerima penyerahan tugas dari Plh Bupati, Edy Rasiyadi (Foto: Diskominfo for WARTA ZONE)
RESMI: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat menerima penyerahan tugas dari Plh Bupati, Edy Rasiyadi (Foto: Diskominfo for WARTA ZONE)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton setempat, Minggu (7/3/2021).

Acara ini mengacu pada surat Gubernur Jatim tanggal 26 Februari 2021 nomor 131/4033/011.2/2021 tentang pemberitahuan jadwal Sertijab Bupati/Wali Kota hasil Pilkada serentak tahun 2020 dan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Sumenep.

Example 300x600

“Sejak dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep pada tanggal 26 Februari 2021 lalu, saya bersama Nyai Hj Dewi Khalifah terus melakukan koordinasi dan konsolidasi untuk menjadikan Kabupaten Sumenep lebih baik dan lebih maju agar ada peningkatan harkat dan derajat kemakmuran masyarakat,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, dalam pidato perdananya.

Untuk mewujudkan komitmen itu, kata dia, maka harus dibangun konsep pembangunan yang tepat sesuai dengan visi dan misi yang sudah disusun sejak dirinya bersama Nyai Eva maju di Pilkada tahun 2020.

“Untuk menjawab permasalahan dan isu strategis di daerah maka visi pembangunan Kabupaten Sumenep yang ingin diwujudkan pada periode 2021-2024 adalah Sumenep unggul, mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut Fauzi menjabarkan, visi tersebut secara garis besar tertuang kedalam lima misi utama. Pertama, membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing di bidang pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan.

Kedua, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir. Ketiga, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, inovatif dan responsif dalam melayani masyarakat.

Keempat, melaksanakan pembangunan berasas gotong royong dan berkearifan lokal. Sedangkan yang kelima adalah adalah memperkuat pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan hidup yang berimbang antara daratan dan kepulauan.

“Saya berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kebijakan yang ada di Kabupaten Sumenep dalam upaya meningkatkan derajat dan martabat masyarakat yang lebih baik dan maju,” harap Bupati milenial ini.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam arahannya menyampaikan, untuk mewujudkan seluruh visi misi tersebut maka harus dimulai dengan memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang unggul, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan, didukung kerjasama industri dan talenta global.

“Untuk itulah saya mengajak semua agar selalu bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan apa yang menjadi program dari Bupati dan Wakil Bupati Sumenep ini,” harap mantan Menteri Sosial (Mensos) RI ini.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim, eks Bupati Sumenep, A Busyro Karim, eks PKK Kabupaten Sumenep, Nur Fitriana sekaligus anggota DPRD Jatim, Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir dan sejumlah anggota, Sekdakab Sumenep, Edy Radiyadi, Kapolres Sumenep, Dandim 0826 Sumenep, Kajari Sumenep, sejumlah pimpinan OPD, tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.