Gelar Doa Bersama, Bentuk Harapan dan Upaya PPP Untuk Berjuang di MK

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Foto: DPC PPP Jember saat menggelar buka bersama dan doa untuk PPP, di aula Ponpes Riyadus Sholihin, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Foto: DPC PPP Jember saat menggelar buka bersama dan doa untuk PPP, di aula Ponpes Riyadus Sholihin, Kecamatan Kaliwates, Jember.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Partai nomor urut 17, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), saat ini sedang berjuang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya saat ini, partai berlambang ka’bah itu, dari hasil rekapitulasi resmi yang dikeluarkan oleh KPU RI. PPP secara nasional hanya mengantongi 5.878.777 suara atau 3,87 persen.

Angka ini mengakibatkan PPP gagal memenuhi syarat ambang batas elektoral atau PT (Parliamentary Threshold), empat persen.

Sehingga PPP dipastikan tak akan memiliki wakil di DPR RI, kecuali gugatan di MK dikabulkan.

Baca Juga:  Bersihkan Bekas Lumpur Banjir Bandang Jember, Dua Armada Damkar Dikerahkan Bantu Warga

Dari persoalan ini, menurut Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq pihaknya masih berjuang untuk mendapatkan hasil baik di MK.

Namun, upaya lain lewat doa bersama, juga dilakukan oleh seluruh anggota PPP di setiap daerah.

“Di bulan Ramadan ini, kami mengumpulkan calon legislator dan kader. Yang pertama, untuk mensyukuri hasil pemilu legislatif DPRD Jember. Kami bisa mempertahankan lima kursi. Di sisi yang lain, kami mendoakan, karena di tingkat nasional PPP masih akan menggugat di Mahkamah Konstitusi,” kata Madini saat dikonfirmasi disela kegiatan doa bersama di aula Ponpes Riyadus Sholihin, Kecamatan Kaliwates, Jember, Minggu (24/3/2024).

Baca Juga:  Kelompok Mahasiswa Jember KKN Kolaboratif Antar Perguruan Tinggi di Desa Kramat Sukoharjo, Ini Program Kerjanya

Kegiatan berdoa bersama yang digelar Sabtu petang (23/3) kemarin itu, lanjutnya, diikuti oleh seluruh anggota, kader, dan pengurus PPP. Juga diwakili oleh masing-masing ketua ranting dari setiap kecamatan di Jember.

“Di negara yang mayoritas berpenduduk muslim justru partai Islam berlambang ka’bah tidak lolos ke parlemen. Data-data hasil pemilihan sudah kami serahkan ke Dewan Pimpinan Pusat PPP barangkali untuk bahan gugatan di MK,” ujar pria yang akrab disapa Gus Mamak.

“Sehingga lewat doa ini, adalah senjata orang mukmin. Tidak cukup data. Maka, itu yang bisa kami lakukan. Kami ajak kader dan pengurus untuk khataman Alquran dan mendoakan mudah-mudahan PPP menang di MK,” imbuhnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment