Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Jaga Stabilitas Daya Beli Masyarakat Jelang Idul Adha, Pemkab Jember Gelar Gerakan Pangan Murah

×

Jaga Stabilitas Daya Beli Masyarakat Jelang Idul Adha, Pemkab Jember Gelar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Foto: Gelaran Gerakan Pangan Murah di Kantor Kelurahan Tegal Besar, Senin (26/6/2023).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan mengadakan Gerakan Pangan Murah, di Kantor Kelurahan Tegal Besar, Senin (26/6/2023).

Selain Gerakan Pangan Murah, juga ada gelaran bazar dari UMKM Jember. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Andi Prastowo, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Sartini, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Yukon Afrinaldo.

Example 300x600

Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usia gelaran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember Andi Prastowo menyampaikan, adanya gelaran itu, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang momen Idul Adha.

“Gerakan pangan murah tujuannya kita menjaga salah satu ketersediaan dan juga pasokan pangan. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga yang terjangkau,” ucap Andi.

Pihaknya menjabarkan beberapa ketersediaan yang ada di gelaran Gerakan Pangan Murah. Yang disediakan meliputi beras, dari Bulog sebagai mitra kami menyediakan 9 ton. Juga ada yang dari Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani,red), Sri Rejeki Kecamatan Ledokombo.

“Serta kami juga menyediakan bahan-bahan kebutuhan pangan lainnya untuk masyarakat,” ungkapnya.

“Kemudian kebutuhan lainnya seperti telur, kami menyediakan 3 kwintal, dan minyak goreng 600 liter. Tentunya untuk harganya lebih murah disini dan selisih antara 2-3ribu,” sambungnya.

Pihaknya juga mengatakan terkait kebutuhan protein hewani dan nabati.

“Kalau hewani, tadi sudah disediakan, seperti lele, gurami, telur ayam dan daging ayam. Untuk protein nabatinya dari buah-buahan dan sayur-sayuran juga ada, lengkap juga tadi,” jelas Andi.

Lebih jauh Andi menambahkan, untuk ketersediaan stok pangan di Kabupaten Jember terbilang aman.

“Secara umum, untuk ketersediaan pangan di Jember aman. Seperti beras tersedia 8 ribu ton, dan untuk yang lainnya menghadapi Idul Adha juga cukup aman. Serta tidak ada kenaikan yang menyolok,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.