Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Pria di Jember Kerap Mengeluh Sakit, Ternyata Ada Gelas Kaca Dalam Perutnya

×

Pria di Jember Kerap Mengeluh Sakit, Ternyata Ada Gelas Kaca Dalam Perutnya

Sebarkan artikel ini
Pria di Jember Kerap Mengeluh Sakit, Ternyata Ada Gelas Kaca Dalam Perutnya
Foto: Terlihat Nurlasiadi saat berbaring lemah dan tampak kurus, Rabu (6/4/2022).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Seorang pria asal Dusun Rowo Tengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, diketahui sering mengeluh sakit perut dan tidak bisa melakukan aktifitas.

Ia adalah Nulasiadi, pria berumur 35 tahun yang mengaku sudah 3 bulan lamanya sering menderita sakit perut. Selama sakit, ia tampak kurus dan lemah.

Example 300x600

Ia pun pergi ke dokter untuk mengetahui penyakit apa yang dideritanya.

Saat menjalani pemeriksaan di RSD Balung, hasil pemeriksaan rontgen ternyata di dalam perut pria tersebut ada gelas kaca. Yakni berukuran kurang lebih 8 cm, dan diameter sekitar 3 cm.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan itu kemudian dilakukan operasi bedah di RSD Balung.

Nurlasiadi mengatakan, ia tidak mengetahui bagaimana gelas kaca bisa masuk di dalam perutnya.

Ia menduga, gelas kaca yang ada di dalam perutnya itu karena kiriman santet dari seseorang.

“Saya sakit itu sejak tiga bulan lalu, saya gak kuat sebenarnya. Karena habis habisan buat berobat tapi tidak ada hasilnya. Pengobatan awal saya ke Mantri,” kata Nurlasiadi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di rumahnya. Rabu, 6 April 2022.

Kemudian, dengan adanya bantuan dari seorang relawan dan diteruskan ke pemerintah daerah. Nurlasiadi akhirnya dibawa ke RSD Balung, untuk mendapat perawatan.

Saat dibawa ke rumah sakit, kata Nurlasiadi, bagian perutnya dilakukan pemeriksaan CT Scan.

“Katanya ada benda mirip gelas di perut saya. Akhirnya ya dioperasi,” ujarnya.

“Gelas itu yang biasa ada di dapur, dan bagian atasnya agak gopel (pecah sebagian),” imbuhnya.

Ia pun mengaku tidak tahu, bagaimana gelas kaca itu bisa berada di dalam perutnya. Sehingga menyebabkan sakit selama 3 bulan.

“Saya tidak punya musuh, tapi kok masih ada orang tega melakukan hal itu (kiriman santet) kepada saya. Padahal saya orang tidak punya,” ungkapnya.

Pasca dilakukan operasi itu, saat ini Nurlasiadi masih menjalani prose pemulihan.

“Ini sekarang masih masa pemulihan. Harta benda sudah ludes. Semoga cepat sembuh sakit yang saya derita,” katanya sambil menangis. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.