Bupati Jember Raih Penghargaan Desa Maju dan Mandiri Dari Gubernur Jatim

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri

Caption: Bupati Jember Hendy Siswanto saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Kamis (30/11/2023).

JEMBER, (WARTA ZONE) – Bupati Jember Hendy Siswanto mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Penghargaan tersebut, didapatnya atas prestasinya menjadikan desa di Jember menjadi desa maju dan mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jember Adi Wijaya menyampaikan, saat ini Kabupaten Jember mendapatkan penghargaan terkait dengan progres tercepat status desa mandiri.

“Kabupaten Jember menjadi salah satu di antara 9 Kabupaten atau Kota yang mendapatkan penghargaan tersebut,” ucap Adi, Kamis (30/11/2023).

Selain itu, lanjut Adi, Jember termasuk kabupaten dengan upaya yang bagus dalam mengubah status desa menjadi mandiri.

Baca Juga:  Bupati Jember Tinjau Irigasi Tanah Dalam, Diproyeksi Jadi Percontohan Kabupaten Lain Atasi Kemarau Panjang

“Belum lagi, Jember juga berkontribusi atas apa yang diraih Jatim. Yakni, capaian Indeks Pembangunan Desa Tercepat. Perhitungan terkait dengan apresiasi hari ini, dilakukan berdasar data pembanding pada 2022 dan 2023,” ujarnya.

Sementara itu, tercatat total ada 5 status desa yang dijadikan tolak ukur. Mulai dari sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri.

“Pada tahun 2022, ada 3 status di Kabupaten Jember. Yakni, desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri,” kata Adi.

Untuk desa berkembang, hanya menyisakan 4 desa. Sisanya, ada sebanyak 128 desa berstatus maju dan sejumlah 94 desa berstatus mandiri.

Baca Juga:  Bupati Hendy Salurkan Bantuan Pangan KPM di Dua Lokasi Kecamatan Kaliwates

“Sedangkan pada 2023, statusnya mengalami peningkatan yang signifikan. Yakni, ada sebanyak 83 desa maju dan 143 desa mandiri,” ungkapnya

“Lalu, sudah tidak ada desa berkembang di Kabupaten Jember,” imbuhnya.

Adi menambahkan, hal tersebut yang membuat Jember memiliki progres signifikan. Selain pemahaman dari status rilis indeks desa membangun melalui Kemendes. Juga mengukur pelayanan desa-desa itu kepada masyarakat.

“Sepanjang desa mandiri tak dimanfaatkan secara maksimal, potensinya tidak akan terkelola dengan baik. Beruntungnya, pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat di Kabupaten Jember dinilai baik,” katanya.

Baca Juga:  Pimpin HUT RI ke-77, Bupati Jember: Jadikan Hari Kemerdekaan Sebagai Motivasi Untuk Pulih Lebih Cepat

“Saya pikir ini adalah buah dari kerja bersama, serta merupakan wujud setiap kepala desa dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten. Apalagi dengan tujuan, dalam rangka mempercepat proses pertumbuhan ekonomi dan memajukan Kabupaten Jember,” ulas Adi. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment