Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Jember Gandeng Komunitas RTIK

×

Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Jember Gandeng Komunitas RTIK

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Jember Gandeng Komunitas RTIK
Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember saat dikonfirmasi di depan Kantor setempat, Selasa (5/4/2022).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Guna mendorong masyarakat agar lebih melek digital, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember menggandeng Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK).

Kolaborasi tersebut, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan literasi digital di Kabupaten Jember. Sehingga nantinya bisa memberikan pendampingan dan pemahaman kepada masyarakat, mengenai literasi digital.

Example 300x600

Kepala Diskominfo Jember Bobby Arie Sandy mengungkapkan, langkah tersebut dilakukan untuk menyukseskan, salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam konteks digitalisasi.

“Saya melihat ada potensi di temen-temen RTIK, yang perlu kita gandeng untuk bersama-sama mewujudkan program digitalisasi,” ucap Bobby saat dikonfirmasi di Kantor Dikominfo Jember, Selasa (5/4/2022).

Pihaknya menjelasan, terdapat sejumlah program strategis dari RTIK, salah satunya adalah Jember Melek Digital.

“Sehingga kita akan mengundang beberapa operator dan pihak yang ada di desa untuk kita ajak diskusi, dengan melibatkan RTIK. karena saya tahu mereka punya satu program Jember Melek Digital, ini yang harus saya tangkap,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Bobby, hal tersebut dapat memberikan dampak yang positif bagi penyelenggaraan program smart village.

Terkait dengan program itu, menurutnya, sebagai langkah penguatan sumber daya manusia (SDM). Yakni di kalangan perangkat desa terkait literasi digital.

“Penguatan SDM di perangkat desa dulu, kita akan menunjukkan bahwa dengan digitalisasi ini semuanya menjadi mudah, benar dan cepat,” kata Bobby.

Lebih lanjut Bobby mengatakan, untuk menerapkan program itu, terdapat sedikit kendala.

“Yakni dalam penerapan program digitalisasi di sejumlah desa, dari SDM nya kan memang berbeda-beda. Itu kenapa kita nanti akan memberikan pembimbingan kepada mereka juga,” paparnya.

Terpisah, Kepala Divisi Program RTIK Jember Zainul Hasan mengatakan. Salah satu program unggulan RTIK adalah Jember Melek Digital. Yakni terkait dengan pemahaman empat pilar literasi digital. Diantaranya kecakapan, keamanan, etika dan budaya digital.

“Pada konsep kedaerahan ini, kita ingin memberikan pemahaman tentang empat pilar literasi digital, seperti digital etik dan digital safety,” ujar Zainul Hasan.

Menurutnya, nantinya akan melakukan edukasi terhadap masyarakat.

“Nanti kita akan edukasikan melalui pendekatan yang membuat masyarakat nyaman, agar dapat menerima program tersebut,” ungkapnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.